Berbagi Cara untuk Jaga Kesehatan Tulang

Berbagi Cara untuk Jaga Kesehatan Tulang

Tahukah Anda bahwa para penyintas kanker payudara perlu menjaga kesehatan tulang ? Menjaga kesehatan tulang adalah hal yang sangat penting, tetapi jika Anda adalah seorang  wanita yang telah didiagnosis memiliki kanker payudara maka kesehatan tulang menjadi isu yang sangat penting bagi Anda. Mengapa?

Karena pengobatan tertentu untuk kanker payudara dapat mempercepat pengeroposan tulang Anda.

Berikut di bawah ini adalah berbagi tips dan testimoni dari Ria Bramanto, tentang bagaimana menjaga tulang tetap sehat pada waktu atau sesudah di terapi kanker.

Nama ku Ria, aku mendapat hadiah kanker payudara tipe HER2 positif dari Tuhan Yang Maha Baik pada Desember 2011. Aku diterapi dengan 6 kali kemo sebelum operasi (3 kali dengan kombinasi 3 obat, yaitu : Fluoracil (5-FU), Epirubicin, Cyclophospamide dan 3 kali dengan docetaxel). Sesudah 6 kali kemo dilanjutkan dengan operasi radikal mastektomi lalu dilanjutkan dengan 17 kali terapi Herceptin.

Pemeriksaan darah sebelum kemoterapi menunjukkan kadar kalsium di darah ku tidak bagus. Sehingga dari awal kemoterapi dokter onkolog ku memberi tambahan vitamin D3 1200 IU 2 tablet sehari dan calsium carbonate 450 mg 1 tablet sehari. Sesudah semua terapi selesai, sampai hari ini, aku terus mengkonsumsi supplement vit D3 1200 IU 1 tablet sehari dan calsium carbonate 450 mg 1 tablet sehari.

Sebelum mulai kemoterapi dokter onkolog ku menjelaskan tentang efek kemoterapi yang akan kujalani dan mengingatkan ku untuk berjemur di matahari pagi. jangan sampai jatuh sehingga tulang bisa patah, makan makanan bergizi, cukup istirahat, berusaha tidak stress (sehingga bisa merasa bahagia) dan disiplin control ke dokter.

Dari referensi yang kubaca tentang akibat kemoterapi yang sangat mendalam membekas dalam ingatan ku yaitu kemungkinan orang mengalami osteoporosis sebagai akibat terapi kanker payudara. Ini menyebabkan aku mencari informasi bagaimana supaya kemungkinan terkena osteoporosis bisa ku minimalisir, karena aku mengalami dan menyaksikan sendiri bagaimana tidak enaknya ibuku hidup dengan osteoporosis.

Sehingga dari awal, aku rajin mengikuti saran dokter onkolog ku untuk berjemur di matahari pagi/jalan pagi (bahkan di saat2 masa2 mual dan susah jalan yang kualami saat kemoterapi), mengkonsumsi sayur, buah, skimmed milk (susu rendah lemak – atas persetujuan dokter onkolog ku), ditambah 6 bulan sesudah operasi aku kembali melakukan senam/yoga yang gerakannya disesuaikan dengan kondisi tubuhku saat itu.

Yang membuatku makin percaya bahwa osteoporosis akibat kemoterapi bisa diminimalisir adalah saat bulan Mei 2018 yang lalu aku menjalani test kepadatan tulang. Saat hasil nya dibacakan oleh dokter tulangku, dokter ku saja ‘terpana’ (hahaha bahasa lebay ya) bahwa hasilnya bagusssss…

Apa yang kulakukan dari saat pertama terdiagnosa kanker pada Desember 2011 telah membuktikan nya.

Selama ini tanpa kusadari dengan mengikuti anjuran dokterku dan dibarengi dengan asupan2 yang ada, membuat tulangku menjadi tetap padat dan sehat .

Ritualku setiap pagi adalah bangun tidur dengan minum segelas air hangat, makan buah2an (buah apel hampir selalu ada dalam menu buah harianku) biasanya aku blender sehingga daging buahnya pun ku makan, atau buah kumakan dalam bentuk potongan (tidak di blender).

Sesudah jalan pagi selama 30 menit atau berjemur selama 15 menit baru aku mengkonsumsi sereal yang di campur dengan skimmed milk/yoghurt atau roti gandum atau pastel sayur yang biasanya ku buat sendiri karena mudah dan dengan takaran sesukaku.

Diantara rentang makan siang dan malam, camilan ku bisa berupa aneka kacang2 an, atau blenderan sayur (nenas kale/pokchay atau bit, wortel, kale, nenas).

Untuk menu makan, aku tidak terlalu ribet, cukup aneka sayur di kukus dan nasi merah. Untuk lauk aku lebih banyak mengkonsumsi ikan. Daging merah sebisa mungkin ku hindari (pengakuan dosaku hihii … khusus untuk rendang ku masih belum bisa hindariiiii ..)

Jadi jangan pernah menyerah ya teman2 seperjuangan, kita bisa mengubah hal yang kelihatannya tidak mungkin menjadi mungkin asal kita mau berusaha, disiplin, menjalankan nya dengan hati gembira dan jangan lupa berdoa ya.

Salam sehat dan semangat untuk sehat selalu.

Ria Bramanto, Jakarta

Demikianlah testimoni dan berbagi tips dari Ria Bramanto, semoga memberikan wawasan dan manfaat yang lebih baik buat kita semua. Berbagi tips ini bersifat penambahan wawasan. Ketepatan secara medisnya bisa didiskusikan kepada dokter masing-masing.

Salam sehat tebar manfaat, dan tetap semangat.

sumber: infokankerpayudara.wordpress.com (29 Juni 2018)

Have your say