Cek Gejala Kanker Payudara setelah Masa Haid

Cek Gejala Kanker Payudara setelah Masa Haid

Pemeriksaan payudara (SADARI) bertujuan untuk memeriksa adanya tanda-tanda gejala kanker payudara. Teknik ini dilakukan hanya menggunakan mata dan tangan untuk mencari perubahan pada tampilan dan tekstur payudara. Melansir dari Mayo Clinic, sebagian besar organisasi medis tidak merekomendasikan SADARI secara rutin sebagai bagian dari skrining kanker payudara.

Alasannya, SADARI belum terbukti efektif dalam mendeteksi kanker atau meningkatkan kelangsungan hidup bagi wanita yang mengidap kanker payudara. Namun, banyak dokter yang percaya bahwa SADARI meningkatkan “awareness” pada wanita, sehingga mereka bisa memahami kondisi payudaranya sendiri dan segera melaporkan jika ada perubahan.

Lakukan Ini Setelah Haid untuk Cek Gejala Kanker Payudara

Saat menstruasi, tingkat hormon pada wanita akan berfluktuasi sehingga akan ada perubahan pada jaringan payudara. Nah, selama menstruasi payudara cenderung mengencang akibat kenaikan hormon. Untuk itu, teknik SADARI akan lebih efektif jika dilakukan seminggu setelah menstruasi berakhir. Melansir dari National Breast Cancer, ada beberapa cara pemeriksaan payudara sendiri yang bisa dilakukan, yaitu:

 

1. Saat Mandi

Anda bisa memeriksa payudara saat mandi. Pertama, gunakan busa sabun agar tangan lebih mudah memeriksa adanya benjolan atau perubahan pada payudara. Angkat satu tangan ke belakang kepala, lalu lumuri tangan satunya dengan sabun untuk meraba payudara di sisi tangan yang terangkat. Gunakan jari untuk menekan-nekan sekitar area payudara dengan lembut. Lakukan hal yang sama pada sisi payudara lainnya.

 

2. Di Depan Cermin

Kalau ingin melihat kondisi payudara lebih jelas, Anda bisa memeriksanya di depan cermin. Setelah membuka seluruh pakaian yang menutupi payudara, berdirilah di depan cermin. Pastikan ruangan mendapatkan pencahayaan yang cukup agar payudara terlihat jelas. Setelah itu, Anda bisa memulai skrining payudara dengan cara berikut ini:

  • Perhatikan payudara. Pada umumnya, wanita tidak memiliki payudara yang ukurannya sama. Bisa jadi payudara kanan lebih besar atau lebih kecil daripada sisi satunya.
  • Berdirilah dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan warna, tekstur dan bentuk puting payudara.
  • Letakkan tangan pada pinggang dan tegapkan atau kencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca melalui sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  • Membungkuk untuk menjulurkan payudara ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara, terutama di bagian bawah.
  • Periksa apakah ada cairan yang keluar dari puting. Tempatkan jempol dan jari telunjuk di sekitar puting, lalu tekan-tekan secara lembut. Perhatikan apakah ada cairan yang keluar.

 

3. Berbaring

Anda juga bisa melakukan SADARI sembari berbaring. Pilih tempat tidur atau permukaan datar lain yang membuat tubuh nyaman. Ketika berbaring, payudara otomatis melebar dan mudah untuk diperiksa. Begini cara memeriksa payudara saat berbaring:

  • Taruh gulungan handuk atau bantal di bawah pundak. Tempatkan tangan kanan di bawah kepala. Lumuri tangan kiri dengan krim atau lotion dan gunakan jari untuk meraba payudara kanan.
  • Ibaratkan payudara seperti permukaan jam. Gerakan jari dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar. Setelah satu lingkaran, geser jari dan mulai kembali sampai semua permukaan payudara hingga ke puting teraba.

Apabila Anda melihat perubahan pada payudara, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

 

sumber: halodoc.com

Have your say