Sebenarnya, apa kanker payudara itu?

Sebenarnya, apa kanker payudara itu?

Sebagian orang sudah sering mendengar kata ‘kanker payudara’, tetapi banyak juga yang pernah mendengar kata ‘kanker payudara’ tanpa benar-benar mengetahui apa arti ‘kanker payudara’, atau, banyak orang lain bahkan belum pernah mendengar sama sekali tentang ‘ kanker payudara’ ini.

Sebenarnya, apa kanker payudara itu?

Kanker payudara menjadi satu dari masalah kesehatan perempuan yang penting baik di negara yang sedang berkembang ataupun di negara maju. Di Indonesia, belum ada data yang sahih (bisa dipercaya/valid), mengenai berapa angka kejadian atau kematian akibat kanker payudara. Tetapi untuk patokan secara umum, data statistik dari beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukkan bahwa kanker payudara merupakan penyakit keganasan kedua terbanyak dibawah kanker leher rahim sebagai penyebab kematian tertinggi pada perempuan. Angka kematian akibat kanker payudara menjadi cukup tinggi, di negara berkembang seperti di Indonesia, karena pada saat pertama memeriksakan ke dokter, banyak penyandang kanker payudara yang datang dengan kondisi penyakit yang sudah masuk dalam stadium lanjut. Meskipun kebanyakan penyandang kanker payudara berumur diatas 50 tahun, tapi kanker payudara bisa timbul pada perempuan berusia lebih muda. bahkan pada mereka yang berusia diawal 20 an tahun.

Untuk mengenal ‘kanker payudara’ ini, kita perlu mengetahui dulu sebenarnya apa artinya ‘ kanker’? Pada keadaan normal, sel sel di badan kita tumbuh dan jumlahnya bertambah dengan teratur. Tetapi, pada keadaan yang tidak normal, dimana proses tumbuh dan bertambahnya sel sel ini tidak berjalan dengan semestinya, maka sel sel bisa berubah sifatnya dan tumbuh tidak terkontrol. Jika sel-sel yang tumbuh tidak terkontrol ini berkumpul maka akan membentuk tumor (benjolan) dan bersifat ganas. Inilah yang disebut kanker. Kanker payudara terjadi apabila pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dan bersifat ganas tersebut terjadi pada jaringan payudara.

Kanker payudara biasanya ditemukan setelah seseorang merasakan gejala tertentu pada payudaranya. Yang paling sering dialami adalah ditemukannya benjolan atau penebalan di jaringan payudara. Meskipun pada kenyataannya kebanyakan benjolan di payudara BUKAN kanker, tetapi ‘wajib’ hukum nya kalau menemukan benjolan di payudara maka harus diperiksakan ke dokter.

Sama dengan perempuan, laki laki bisa menderita kanker pada payudaranya. Selama ada jaringan payudara, selalu ada kemungkinan seseorang terkena kanker payudara, tetapi data statistic dunia menunjukkan bahwa kanker payudara pada laki-laki sangat jarang ditemukan, yaitu kira-kira terjadi 100 (seratus) kali lebih jarang dibandingkan pada perempuan.

Terapi kanker payudara terdiri dari kombinasi beberapa cara, yaitu dimulai dengan pengambilan benjolan/kanker melalui pembedahan (mastectomy atau lumpectomy), lalu bisa di ikuti dengan kemoterapi (chemotherapy) dan radiasi (radiotherapy). Tergantung dari stadium, aspek patologi (yaitu keadaan jaringan kanker nya) dan aspek sosial ekonominya, pilihan terapi bisa salah satu atau dua dari ketiga pilihan pengobatan diatas, atau bahkan ketiga tiganya.
 Lebih jauh lagi, berdasarkan keadaan patologi nya, ada jenis kanker payudara yang perlu pengobatan tambahan/lanjutan, misalnya dengan terapi hormon (hormonal therapy).

Kanker payudara menjadi penyakit yang masih ditakuti karena bisa menjadi penyebab kematian. Tetapi, harus disadari bahwa, jika kanker payudara terdeteksi pada stadium dini, kemungkinan untuk sembuh dan pulih kembali sangat tinggi, sehingga, orang yang didiagnosa kanker payudara stadium dini, sesudah menjalani terapi yang diperlukan, kemungkinan untuk hidup sehat tanpa kanker sangat tinggi.

sumber: infokankerpayudara.wordpress.com

Have your say